Panwaslu Kota Yogyakarta Panggil Herry Zudianto
Rabu, 21 September 2011 18:58:00
YOGYA (KRjogja.com) – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Yogyakarta memanggil walikota setempat, Herry Zudianto untuk mengklarifikasi terkait dugaan keikutsertaannya dalam kampanye Hanafi Rais-Tri Harjun Ismaji. Pemanggilan ini dilakukan Panwaslu setempat setelah memperoleh laporan dari Panwascam Mergangsan yang menemukan indikasi keterlibatan Herry Zudianto dalam acara kampanye tersebut.
“Kami melakukan klarifikasi atas laporan dari Panwascam Mergangsan terkait dugaan keikutsertaan Pak Herry dalam kampanye salah satu pasangan calon kepala daerah,” kata anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Yogyakarta, Sudarmanto di Yogyakarta, Rabu (21/9).
Namun, lanjut dia, setelah dilakukan proses klarifikasi, Panwaslu Kota Yogyakarta tidak menemukan adanya kaitan Herry Zudianto dalam kegiatan kampanye pasangan calon kepala daerah. “Kegiatan kampanye yang dimaksud adalah senam massal yang digelar di halaman Museum Perjuangan pada 11 September,” katanya.
Berdasarkan hasil klarifikasi, diketahui bahwa wali kota yang telah menjabat selama dua periode tersebut mendatangi kegiatan senam massal tersebut atas undangan masyarakat setempat untuk meluncurkan kelompok senam. “Beliau pun tidak mengetahui akan bertemu Pak Hanafi di acara itu. Di dalam kegiatan itu pun tidak ada alat peraga kampanye,” katanya.
Meskipun demikian, Panwaslu masih akan mengumpulkan kesaksian dari panitia penyelenggara acara tersebut untuk memastikan posisi wali kota dalam kegiatan itu. Herry Zudianto datang ke Kantor Panwaslu Kota Yogyakarta pada pukul 13.10 WIB, diterima secara langsung oleh tiga anggota Panwaslu. Proses klarifikasi berlangsung hingga pukul 14.00 WIB. Ia datang dengan mengenakan kemeja batik biru.
Selama pelaksanaan kampanye rapat terbuka pada 8-21 September, Panwaslu Kota Yogyakarta mencatat sebanyak 141 kegiatan, terdiri dari 41 kegiatan dari pasangan nomor urut satu Zuhrif Hudaya-Aulia Reza, 58 kegiatan dari pasangan nomor urut dua Hanafi Rais-Tri Harjun Ismaji dan 48 kegiatan dari pasangan nomor urut tiga Haryadi Suyuti-Imam Priyono.
Panwascam mendapatkan laporan dan temuan kasus yang diindikasikan sebagai pelanggaran sebanyak 38 kasus, dan Panwaslu menerima laporan 14 kasus dugaan pelanggaran. Selain itu, pihaknya juga menerima laporan resmi dari ketiga tim pasangan calon kepala daerah, masing-masing lima laporan dari tim pertama, satu laporan dari tim dua dan satu laporan dari tim tiga.
“Kami belum mengambil tindak lanjut atas laporan dari pasangan nomor satu dan tiga karena belum memenuhi syarat material,” katanya.
Namun demikian, Sudarmanto mengatakan akan segera melakukan klarifikasi terhadap laporan dari pasangan nomor dua yaitu penangkapan lima orang yang melakukan perusakan alat peraga kampanye. “Kesulitannya hanya terletak pada domisili lima orang yang melakukan perusakan itu. Tiga di antaranya warga Jawa Tengah, dan dua lainnya adalah warga Sleman dan Bantul,” katanya.
Pemilihan Kepala Daerah Kota Yogyakarta akan digelar pada 25 September, diikuti tiga pasangan calon berdasarkan nomor urut yaitu Zuhrif Hudaya-Aulia Reza, Hanafi Rais-Tri Harjun Ismaji dan Haryadi Suyuti-Imam Priyono. (Ant/Van)
Sumber: http://www.krjogja.com/news/detail/101125/Panwaslu.Kota.Yogyakarta.Panggil.Herry.Zudianto.html






Menghitung Irisan Basis Dua Partai Islam Modernis dalam Pemilukada Kota Yogyakarta 2011.
Tanpa Golkar dan Gerindra, Hanafi Rais Sudah Bermodal Suara ‘Aman’.