Haryadi Suyuti – Imam Proyono Siapkan 1.500 Satgas Anti Money Politic
Rabu, 21 September 2011 15:29:00
YOGYA (KRjogja.com) – Wakil Ketua DPD PDIP DIY, Eko Suwanto mengungkapkan, menghadapi masa tenang Pemilukada Kota Yogyakarta, Kamis (22/9) hingga saat pemungutan suara pada hari Minggu (25/9) mendatang, tim kampanye pasangan Haryadi Suyuti – Imam Priyono (Hati) telah menyiapkan 1.500 satuan tugas (satgas) anti money politic alias politik uang. Satgas ini akan ditempatkan pada berbagai titik di Kota Yogyakarta guna mencegah terjadinya aksi permainan uang untuk mempengaruhi warga untuk memilih salah satu pasangan tertentu.
“Bekerjasama dengan panwas dan rakyat, satgas akan mengawal pemilukada agar tidak dicederai adanya aksi politik uang. Satgas akan berkonsentrasi mengawal masyarakat agar tidak diganggu money politic,” tegasnya di Yogyakarta, Rabu (21/9).
Bila hal ini dapat dikawal dengan baik, katanya, pasangan Haryadi Suyuti – Imam Priyono dapat memenangkan Pemilukada Kota Yogyakarta dalam satu putaran saja. Secara itung-itungan politik, Eko yakin 27.279 kader konsolidasi akan memilih pasangan Hati, belum lagi keluarga Kraton Yogyakarta yang selama ini turut mendukung pasangan Hati.
“Kami membuka posko pengaduan kecurangan di berbagai kantor PDIP, baik tingkat propinsi, kota, hingga kecamatan. Semua laporan akan kita tindaklanjuti, baik ke Panwaslu maupun kepolisian,” ujarnya.
Sementara, Ketua DPD Partai Golkar Kota Yogyakarta, Agus Nur menerangkan, Haryadi Suyuti akan melakukan pencoblosan hari H nanti di TPS 1 Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Gondokusuman. Sementara, Imam Priyono akan melakukan pemilihan di TPS 19 Kemetiran Kidul, Kelurahan Pringgokusuman, Kecamatan Gedongtengen.
“Untuk jamnya masih belum bisa dipastikan, yang jelas antara pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB,” ujarnya. (Den)
Sumber: http://www.krjogja.com/news/detail/101093/Haryadi.Suyuti.-.Imam.Proyono.Siapkan.1.500.Satgas.Anti.Money.Politic..html
Sumber gambar: http://assets.kompas.com/data/photo/2009/03/17/0937088p.jpg






Menghitung Irisan Basis Dua Partai Islam Modernis dalam Pemilukada Kota Yogyakarta 2011.
Tanpa Golkar dan Gerindra, Hanafi Rais Sudah Bermodal Suara ‘Aman’.
This post has 3 comments
September 24th, 2011
itulah namanya Maling teriak Maling, emang susah klo akhlaknya kurang, juastru yang bahaya yang contoh2 kayak ini dimasyarakat, semoga jangan jadi pemimpin,bahaya.Kita harus waspada sama para koruptor yg sdh menggrogoti kota Jogja tercinta ini. Besihkan jogja dari Korupsi!!!!!!!!
September 26th, 2011
katanya anti money politik…kenapa malam pencoblossan gerilya bagi2 blankon aq denger sendiri….. di wilayahku…sampai aq membuktikan kasus ana haryadi memang dlm proses penyidikan bukan isu politik ini yg bicara jaksa sendiri pihakny lg proses penyidikan…prek…dasar maling ya teriak maling….korupsi yo tetep korupsi endi janjimu anti money politik.mulutmu harimaumu..
September 27th, 2011
lha apalagi yang no 2 to Bu Any. Wong tertangkap 7 orang gitu lho. Sekarang tutup mulut melindungi juragannya yang sudah kalah.